Tragedi Demam Telolet
(oleh Musdzalifah Lestari )
Matahari mulai memperlihatkan cahayanya dari timur. Burung-burung mulai berkicauan,ayam-ayam di kampung ini mulai berkokok dengan gagahnya. Ibu-ibu mulai memasak, dan suaminya sudah siap-siap untuk berangkat ke sawah. Udara masih sangat dingin,tetapi semangat kerja mereka mengalahkan rasa dinginnya daerah ini.
Seorang anak laki-laki yang beranjak dewasa sedang bangun dengan bekas iler di pipinya. Ia bernama Muhammad Didin,yang biasanya dipanggil Didin. Hari ini hari libur semester gasal,sehingga ia tidak berangkat sekolah dan bisa bangun siang.
"Buk,iki jam piro to? kok rasa-rasanya masih pagi banget." tanya Didin kepada ibunya yang sedang sibuk memasak di dapur.
"Iki wes jam 10 esuk le,ora pagi banget tapi malah uwes kawanen." jawab ibu sambil mengomel.
"Kriiiiing ",hp Didin berbunyi pertanda adanya pesan,dan ternyata pesan dari Rico,temannya.Ia lupa kalau hari ini ada janjian dengan Rico mencari telolet. Ya,telolet bunyi klakson bis yang sedang nge-trend itu. Banyak orang mencari telolet di pinggir jalan sambil membawa tulisan "Om telolet om", begitupun dengan Didin dan Rico. Didin langsung beranjak dari tempat tidur tuanya menuju kamar mandi. Ia mandi dengan sangat cepat,cukup 5menit saja,tidak tahu sudah bersih atau belum asalkan sudah kena air,dia anggap sudah mandi. Setelah itu ia langsung menyiapkan kertas besar dan spidol permanent untuk tulisan "Om telolet om". Setelah semua peralatan sudah siap,ia bergegas pergi menuju ke rumah Rico tanpa meminta izin dulu dengan ibunya dengan jalan kaki. Memang sudah kebiasaannya menghampiri Rico,baik saat sekolah ataupun main,karena Rico yang mempunyai sepeda motor jadi Didin bisa memboncengnya.
"Assalamualaikum,bu". ucap Didin kepada ibunya Rico yang sedang sibuk menyuapi adeknya Rico.
"Waalaikumsalam,oalah Didin to,ayo masuk,sebentar ya Rico lagi maem",Jawab ibunya Rico
"Nggih bu, Saya tunggu sini aja", jawab Didin dengan malu-malu.
Beberapa menit kemudian Rico keluar,dengan memakai celana jeans dan kaos kesukaannya.
"Buk,Rico pamit berangkat dulu ya,mau cari telolet hehe",ucap Rico sambil nyengir.
"Aneh-aneh wae le,yo ati-ati jangan pulang kesorean",ucap ibunya Rico dengan penuh keheranan.
"Nggih bu,Assalamualaikum". jawab Rico dan Didin dengak serentak.
"Waalaikumsalam", jawab ibunya Rico.
Setelah itu,mereka langsung berbegas menaiki sepeda motor baru milik Rico. Maklumlah,Rico kan anak orang kaya,semua keinginan selalu diturutin dan berbanding terbalii dengan kehidupannya Didin yang serba pas-pasan. Mereka langsung menuju ke trotoar Jalan Ahmatrotoarkota Magelang. Disana mereka menyiapkan tulisan "Om telolet om" terlebih dahulu. Kemudian,langsung beraksi. Dipinggir jalan mereka meneriaki sopir bis atau truk yang lewat dengan kata "Om telolet om" sambil menunjukkan tulisan yang telah mereka tulis.
Tiga jam berlalu,matahari sudah mulai beranjak ke arah timur. Tetapi mereka belum juga mendapatkan telolet.
"Wes tiga jam adewe nang kene,tapi belum juga dapet telolet", kesal Didin.
"Hayo iki,aku udah capek,Din". jawab Rico sambil mengelap keringat yang ada didahinya.
"Tak jajal ah,aku agak maju dikit biar sopir bis sama truk nya liat aku,trs mereka ngasih telolet ke kita", ujar Didin dengan bersemangat.
"Ojo Din,itu bahaya", larang Rico sambil menarik tangan Didin.
Walaupun Rico melarang Didin maju,Ia tetap nekat maju beberapa langkah dan "Tetttttttttttttttt", bunyi klakson sebuah mobil sedan terdengar sangat nyaring dan saat itulah Didin kesrempet mobil. Didin tidak sadarkan diri.
"Didiiinnn", teriak Rico lalu mendekati tubuh Didin yang sedang tidak sadarkan diri.
Lalu lintas di Jalan Ahmad Yani menjadi sangat macet, dan tidak lama kemudian si pengendara sedan tersebut langsung keluar dan mengantarkan Didin menuju rumah sakit terdekat. Rico sangat panik karena sahabatnya belum juga sadarkan diri.
Di rumah......
" Sri,Didin kemana? sudah sejak pagi aku tidak melihat wajahnya", tanya bu Janah.
"Mas Didin pergi bersama teman-temannya ke pinggir jalan raya,katanya sih mau cari telolet,Bu", jawab Sri.
"Oalah,Din.Telolet ki panganan opo. Lha mbok baca sholawat di rumah bisa untuk sangu akhirat", omel bu Janah.
Dan saat Sri dan bu Janah berbincang-bincang, terdengar suara nada dering telepon di HP nya bu Jinah.
"Assalamuaikum", bu Janah memberi salam.
"Waalaikumsalam,maaf bu mengganggu niki Rico,temannya Didin. Didin sekarang sedang di rawat di rumah sakit Tentara karena tadi kesrempet mobil saat sedang mencari telolet", jelas Rico dengan sedikit terbata-bata.
"Astagfirullah,aku akan langsung kesana", jawab bu Janah dengan penuh kepanikan dan langsung bergegas menuju rumah sakit Tentara.
Sesampainya di rumah sakit ....
Didin sudah sadarkan diri.
"Ya Allah gusti,kok iso ngene ki piye le? makanya kalau pergi itu harus pamit dulu sama ibu,jangan nekat le", nasihat bu Janah.
"Nggih bu, kula sampun kapok ikut nyari telolet", sesal Didin.
"Makanya itu,isi waktu liburanmu kanggo kegiatan yang ada manfaatnya,ojo malah kegiatan sing ora ono manfaate lan malah akeh bahaya ne", nasihat bu Janah.
"Nggih bu,aku mboten bakalan ngulangi malih tiru-tiru nggolek telolet", jawab Didin dengan penuh penyesalan.
Didin dirawat di Rumah sakit selama 4 hari. Dan sekarang Didin sadar bahwa mencari telolet itu susah,selain itu bahayanya juga sangat besar. Didin juga sadar bahwa mencari telolet itu tidak ada manfaatnya, dan ia kini menjadi lebih berbakti kepada orangtua. Dan mengisi waktu liburan dengan mempelajari kisi-kisi ujian nasional.
The journey of life
Kamis, 05 Januari 2017
Jumat, 30 Desember 2016
Senin, 12 Desember 2016
Tugas iklan
all about my interest on,my fave song,movie,my idol,etc. have fun to readingorget to
Tugas Iklan
Iklan
(oleh Musdzalifah Lestari Al Zahra)
A. Pengertian
Iklan adalah promosi atau pemberitahuan suatu hal, barang, atau jasa melalui media massa baik online maupun ofline. Media yang digunakan, antara lain televisi, radio, koran, majalah, internet,hp,poster, pamflet, brosur, spanduk dan sebagainya.
B. jenis-jenis iklan
Jenis-jenis iklan sangat bayak salah satunya adalah iklan berdasarkan tujuannya, yaitu sebagai berikut:
1) Iklan Komersial/niaga adalah Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa. Iklan ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklan taktis dan iklan strategis.
2) Iklan strategis adalah iklan yang membangun merk dagang.
3) Iklan perusahaan adalah iklan yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan yang berujung pada membangun citra produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan teersebut agar dibeli.
4) Iklan layanan masyarakatadalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mangajak atau menghimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu.
Berikut adalah contoh iklan layanan masyakarakat :
Makna dari iklan :
Masyarakat indonesiaa semakin tidak teratur. Terutama dalam hal membuang sampah, dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, serta beraktivitas tentu akan menghasilkan sampah atau limbah yang oleh sebgain masyarakat akan dibuang begitu saja di bumi. Akibatnya bumi menjadi semakin kotor dimana bumi yang kotor akan menjadi tempat bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat sehingga akan membuat lingkungan tidak sehat. Lingkungan yang tidak sehat tentu akan menyebabkan manusia mudah terserang penyakit sehingga akan menurunkan kualitas hidup manusia. Oleh karena itu, kita sebagai warga masyarakat yang baik, harus bisa menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tercipta lingkungan yang sehat dan bersih.
(Selasa,13 Desember 2016)
Kakekku
Tohardjo Warto lahir di sebuah desa kecil di Kabupaten Magelang pada tanggal 17 Mei 1931. Beliau anak kedua dari lima bersaudara dari pasangan Sumono Warto dan Kartinah. Kehidupannya sangat sederhana dan bersahaja.
Beliau sekolah di TK Pertiwi Candimulyo lalu melanjutkan ke Sekolah Dasar Negeri 1 Candimulyo,namun pada saat itu nama sekolahnya masih menggunakan bahasa Belanda. Setelah lulus Sekolah Dasar,beliau tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama dikarenakan jarak sekolah dengan rumahnya sangat jauh. Sejak saat itu beliau bekerja serabutan, terkadang kalau tidak ada pekerjaan beliau membantu ayahnya mencari rumput untuk beberapa sapi peliharaan keluarganya dan bertani. Walaupun beliau dilahirkan di keluarga yang berkecukupan, tetapi beliau tetap bekerja keras untuk mencari uang dengan hasil keringatnya sendiri. Sampai pada umur beliau yang menginjak 25 tahun, beliau menikah dengan seorang wanita pujaan hatinya bernama Paini. Dan hasil dari pernikahannya,mereka dikaruniai 2 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Dalam mendidik anaknya,baliau selalu mengajarkan kepada anaknya untuk selalu bekerja keras,pantang menyerah,dan tidak boros. Beliau mengatakan "Walaupun kalian lahir dari keluarga yang berkecukupan,kalian harus tetap berusaha untuk mencari uang sendiri,mandiri karena tidak selamanya manusia berada diatas,akan ada saatnya kita berada dibawah. Dan dengan berjalannya waktu,tahun 2007 dengan kerja keras dan izin dari Allah,Swt beliau bisa menunaikan ibadah haji,ini merupakan salah satu cita-cita besarnya. Dan sampai saat ini beliau mempunyai 14 cucu.
Tohardjo Warto merupakan sosok suami,ayah,dan kakek yang sangat sederhana,bersahaja,dan pekerja keras. Banyak sekali keteladanan yang bisa kita ambil dari sosok beliau. Maka dari itu saya mengatakan bahwa kakek adalah penghuni hati yang abadi bagi istri,anak,serta cucunya.
Tohardjo Warto lahir di sebuah desa kecil di Kabupaten Magelang pada tanggal 17 Mei 1931. Beliau anak kedua dari lima bersaudara dari pasangan Sumono Warto dan Kartinah. Kehidupannya sangat sederhana dan bersahaja.
Beliau sekolah di TK Pertiwi Candimulyo lalu melanjutkan ke Sekolah Dasar Negeri 1 Candimulyo,namun pada saat itu nama sekolahnya masih menggunakan bahasa Belanda. Setelah lulus Sekolah Dasar,beliau tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama dikarenakan jarak sekolah dengan rumahnya sangat jauh. Sejak saat itu beliau bekerja serabutan, terkadang kalau tidak ada pekerjaan beliau membantu ayahnya mencari rumput untuk beberapa sapi peliharaan keluarganya dan bertani. Walaupun beliau dilahirkan di keluarga yang berkecukupan, tetapi beliau tetap bekerja keras untuk mencari uang dengan hasil keringatnya sendiri. Sampai pada umur beliau yang menginjak 25 tahun, beliau menikah dengan seorang wanita pujaan hatinya bernama Paini. Dan hasil dari pernikahannya,mereka dikaruniai 2 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Dalam mendidik anaknya,baliau selalu mengajarkan kepada anaknya untuk selalu bekerja keras,pantang menyerah,dan tidak boros. Beliau mengatakan "Walaupun kalian lahir dari keluarga yang berkecukupan,kalian harus tetap berusaha untuk mencari uang sendiri,mandiri karena tidak selamanya manusia berada diatas,akan ada saatnya kita berada dibawah. Dan dengan berjalannya waktu,tahun 2007 dengan kerja keras dan izin dari Allah,Swt beliau bisa menunaikan ibadah haji,ini merupakan salah satu cita-cita besarnya. Dan sampai saat ini beliau mempunyai 14 cucu.
Tohardjo Warto merupakan sosok suami,ayah,dan kakek yang sangat sederhana,bersahaja,dan pekerja keras. Banyak sekali keteladanan yang bisa kita ambil dari sosok beliau. Maka dari itu saya mengatakan bahwa kakek adalah penghuni hati yang abadi bagi istri,anak,serta cucunya.
Rabu, 07 Desember 2016
Jalan Santai dan Lomba Menghias Tumpeng
Dalam rangka Memperingati HUT Smada ke 37 Minggu,16 Oktober 2016, SMA Negeri 2 Magelang mengadakan jalan santai dan lomba menghias tumpeng dalam rangka memperingati hari ulang tahun Smada ke 37 tahun.
Jalan santai diikuti oleh seluruh warga Smada serta warga sekitar Smada. Kegiatan jalan santai dibuka langsung oleh bapak Arief Fauzan selaku Kepala SMA Negeri 2 Magelang dengan menerbangkan rangkaaian balon peserta banner bertuliskan ‘ulang tahun SMA Negeri 2 Magelang ke 37 tahun’. Setelah balon dan banner diterbangkan, semua peserta jalan santai langsung bergagas keluar gerbang depan Smada dan mulai berjalan. Rute jalan santai kali ini sama dengan rute tahun lalu, kira-kira 1 jam perjalanan. Kegiatan jalan santai berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan ini juga terdapat banyak doorprize, seperti: sepeda,mesin cuci,notebook, dan printer.
Setelah jalan santai,peserta disuguhkan oleh beberapa stand makanan dan minuman di lapangan tengah, seperti: Mi Cool,Pop Mie, Sossis Syifa, dan Teh Poci. Jarum jam telah menunjukkan jam 09.00 WIB,saatnya pengundian hadiah. Pengundian hadiah berlangsung dengan meriah dan seru dan di sela-sela pengundian hadiah diselingi oleh hiburan,sehingga tidak membuat peserta jalan santai jenuh. Pengundian hadiah dilakukan sampai jam 11.20 WIB.
Selain kegiatan jalan santai, terdapat pula lomba menghias tumpeng antar kelas. Lomba ini dilaksanakan di ruang kelas 11 Ipa 1-11 Ipa 3. Lomba ini dilaksanakan setelah kegiatan jalan santai selesai. Peserta tidak boleh membawa nasi kuning yang sudah dihias di rumah,melainkan harus dihias di sekolah. Juri dari lomba tumpeng ini yaitu bu Rima,dan waktu yang diberikan untuk menghias tumpeng satu jam. Setelah waktunya selesai, peserta dipersilakan meninggalkan ruangan lomba dan saatnya juri untuk menilai tumpeng hasil peserta. Juri membutuhkan 30 menit untuk menilai semua tumpeng. Setelah itu, perwakilan kelas dipersilakan membawa tumpeng kelas nya untuk dimakan bersama teman sekelas.
Dalam rangka Memperingati HUT Smada ke 37 Minggu,16 Oktober 2016, SMA Negeri 2 Magelang mengadakan jalan santai dan lomba menghias tumpeng dalam rangka memperingati hari ulang tahun Smada ke 37 tahun.
Jalan santai diikuti oleh seluruh warga Smada serta warga sekitar Smada. Kegiatan jalan santai dibuka langsung oleh bapak Arief Fauzan selaku Kepala SMA Negeri 2 Magelang dengan menerbangkan rangkaaian balon peserta banner bertuliskan ‘ulang tahun SMA Negeri 2 Magelang ke 37 tahun’. Setelah balon dan banner diterbangkan, semua peserta jalan santai langsung bergagas keluar gerbang depan Smada dan mulai berjalan. Rute jalan santai kali ini sama dengan rute tahun lalu, kira-kira 1 jam perjalanan. Kegiatan jalan santai berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan ini juga terdapat banyak doorprize, seperti: sepeda,mesin cuci,notebook, dan printer.
Setelah jalan santai,peserta disuguhkan oleh beberapa stand makanan dan minuman di lapangan tengah, seperti: Mi Cool,Pop Mie, Sossis Syifa, dan Teh Poci. Jarum jam telah menunjukkan jam 09.00 WIB,saatnya pengundian hadiah. Pengundian hadiah berlangsung dengan meriah dan seru dan di sela-sela pengundian hadiah diselingi oleh hiburan,sehingga tidak membuat peserta jalan santai jenuh. Pengundian hadiah dilakukan sampai jam 11.20 WIB.
Selain kegiatan jalan santai, terdapat pula lomba menghias tumpeng antar kelas. Lomba ini dilaksanakan di ruang kelas 11 Ipa 1-11 Ipa 3. Lomba ini dilaksanakan setelah kegiatan jalan santai selesai. Peserta tidak boleh membawa nasi kuning yang sudah dihias di rumah,melainkan harus dihias di sekolah. Juri dari lomba tumpeng ini yaitu bu Rima,dan waktu yang diberikan untuk menghias tumpeng satu jam. Setelah waktunya selesai, peserta dipersilakan meninggalkan ruangan lomba dan saatnya juri untuk menilai tumpeng hasil peserta. Juri membutuhkan 30 menit untuk menilai semua tumpeng. Setelah itu, perwakilan kelas dipersilakan membawa tumpeng kelas nya untuk dimakan bersama teman sekelas.
Langganan:
Postingan (Atom)


